Monday, June 27, 2011

Golongan Manusia berdasarkan Petunjuk Allah

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah yang tulisan2nya sangat menginspirasiku, menuliskan penggolongan manusia berdasarkan petunjuk Allah yang dikutibnya dari Az-Zamakhsyari. Berikut penjelasan mengenai hal tersebut dan kutulis kembali secara ringkas berdasarkan buku Singgasana Allah terbitan Pustaka Azzam, 1420 H, penterjemah Amir Hamzah F. Judul aslinya Ijtima' al-juyusy A-Islamiyah.

Berkaitan dengan petunjuk Allah SWT yang dibawa oleh Rasullullah SAW. manusia terdiri dari empat kelompok:
Pertama, Menerima secara lahir dan batin.
a. Mereka yang mendalaminya, memahami dan mengajarkannya. Mereka ini adalah para imam yang yang memikirkan dan mempelajari kitab-Nya, memahami maksud, menyimpulkan kandungannya dan mengajarkannya kepada umat. Mereka seumpama tanah subur yang menerima air dan daripadanya dapat tumbuh bermacam tanaman yang berguna dan manusia dapat memanfaatkan tanah tsb bermacam keperluan.
b. Mereka yang menghafalkannya, menjaga keabsahannya dan menyampaikannya kepada umat sesuai dengan aslinya dan menjaga keasliannya. Beda dengan golongan pertama, golongan pertama mengkaji, menyimpulkan dan mengungkap rahasia-rahasia yang terkandung di dalamnya. Golongan kedua seperti tanah yang menyerap air dan menyimpannya, untuk kemudian air tersebut dapat dikeluarkan dan dimanfaatkan untuk manusia.

Kedua, Menolak dan mengingkari secara lahir dan batin.
a. mengetahui dan meyakini bahwa petunjuk Allah adalah Haq namun menentangnya karena kesombongan, kedengkian, kekuasaan, dll.
b. orang yang hanya mengikut saja pada pemimpin atau orang yang disegani.

Ketiga, Menerima secara lahir dan menolak secara batin.Mereka adalah golongan munafiqin.
a. Mengetahui lalu mengingkari, mengimani lalu kufur. Mereka adalah tetua dan pemimpin para munafiqin yang diumpamakan dengan orang yang menyalakan api, terang lalu kembali dalam kegelapan.
b. Orang yang lemah penglihatannya tertutupi. Umumnya merupakan orang yang lemah penglihatannya terhadap nash-nash wahyu, bahkan tak jarang malah menentangnya.

Keempat, orang yang menerimanya secara batin tetapi tidak menampakkannya secara lahir. Sebagian dari ahli kitab,seperti termaktub dalam firman-Nya dalam Ali Imran:199. "Sesungguhnya di antara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka"

No comments:

Post a Comment