Saturday, July 23, 2011

Bahayanya dosa-dosa kecil yang terus menerus dan menumpuk

Seseorang yang dekat apakah itu saudara, anak, orang tua, sahabat, atau bahkan itu diri kita sendiri pernahkah melakukan sesuatu yang kurang baik dan kemudian menganggap itu biasa. Kadang ini tercermin dalam perkataan, " ini masih mending dibandingkan yang dilakukan orang lain' atau 'ini sudah lumayan dari aku yang dahulu˝. Orang yang menasehatipun terkadang menjadi terpaku, harus bicara apa, bagaimana lagi hendak menasehati. Sekedar nasehat untuk diri, Rasulullah pernah mengingatkan kita
"Janganlah kamu menganggap remeh suatu dosa, karena nanti dosa itu menjadi banyak dan terkumpul pada seorang hamba dan mencelakakannya˝

Dalam kitabnya Al Hikam, Syekh Ibnu Athailah Assakandari pun mengingatkan kepada kita bahkan orang jahat yang berbuat kejahatan besar lalu bertobat, ia jauh lebih baik dari orang baik yang melakukan perbuatan dosa kecil-kecil secara terus-menerus dan tidak menyadarinya atau malah meremehkannya.
Sabda Rosul SAW pula " Seorang mukmin melihat dosanya seperti gunung yang hampir menimpanya, sedangkan orang yang munafik melihat dosanya seperti lalat yang ia usir dan terbang.˝

No comments:

Post a Comment