Saturday, July 23, 2011

Menghindar dari mengulang perbuatan dosa

Dalam rangka bertaubat, salah satu syarat mutlak adalah tidak lagi melakukan perbuatan dosa seperti yang telah dilakukan sebelumnya atau dosa-dosa lainnya. Dalam menghindar mesti dengan usaha yang sungguh-sungguh karena kalau tidak makna taubatnya menjadi kurang berarti. Beberapa perkara yang dapat kita jadikan indikator bagi diri kita apakah kita sudah berusaha antara lain sebagai berikut.

Pertama, mendekatkan diri dengan orang-orang sholeh karena hanya berteman dengan orang-orang demikian kita menjadi lebih baik. Sebaliknya kita pun sudah semestinya menghindar dari berkawan dengan orang-orang yang suka bermaksiat. Allah SWT telah berfirman dalam QS Al-Furqan, 27-29 yang artinya

"Dan ingatlah hari ketika orang yang zalim menggigit dua tangannya seraya berkata 'Aduhai kiranya dahulu aku mengambil jalan bersama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, kiranya aku dahulu tidak menjadikan si Fulan itu teman akrabku. Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Qur'an ketika Al Qur'an itu telah datang kepadaku dan setan tidak mau menolong manusia."

Kedua, melakukan amal sholeh semaksimal kemampuan, yaitu sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya disertai niat yang benar-benar mengharap ampunan, ridho, dan pahala dari Allah. Amalan tersebut meliputi amalan wajib dan sunnah. Amalan wajib mesti ditingkatkan kualitasnya sedangkan amalan sunnah diperlengkap dan dilakukan sebagus mungkin. Amalan-amalan tersebut misalnya puasa karena puasa bisa menjadi tameng. Sedekah juga perlu dilakukan karena Rasul pernah bersabda bahwa sedekah dapat menghapus kesalahan. Lakukan pula sholat sunnah karena Allah 'Azza wa Jalla berfirman dalam QS Huud 114 yang didalamnya mengandung pengertian bahwa perbuatan baik atau amal sholeh menghapus dosa-dosa perbuatan buruk.

Ketiga, memperbanyak istiqfar dan do'a. Allah sangat menyayangi orang-orang yang bertaubat dan yakinlah bahwa Allah akan mengabulkan do'a kita.

No comments:

Post a Comment