Saturday, July 23, 2011

Untuk perhatian muslimah

Azan ashar berkumandang, dan ketika itu saya sedang melakukan aktivitas yang sangat tanggung untuk ditinggalkan. Alasan sangat tanggung untuk ditinggalkan inilah yang sebetulnya harus sedapat mungkin kita lawan dan diperjuangkan untuk tidak dipakai lagi. Allah telah menghukumku dengan cara menutup waktu sholat Ashar saya yang terlewat sekitar 7 menit itu. Semestinya segera setelah azan, saya bergegas mengambil air wudlu dan sholat. Namun itu tidak kulakukan, dan sekitar 7 menit kemudian ketika aku bangkit mau mengambil air wudlu, ternyata tertutuplah waktu sholat saya karena datang bulan.

Ini menjadi suatu hal yang sangat perlu mendapatkan perhatian. Saya telah tertinggal waktu sholat ashar dan tentunya ini perbuatan dosa yang patut disesali serta perlu mohon ampunan dari-Nya. Saya menyadari kesalahan saya, dan untuk saudara muslimah yang berkesempatan membaca ini semoga dapat memetik hikmah darinya. Saya masih sangat ingat Bapak KH. Ahmad Kosasih pernah membahas tentang ini. Beliau memberi nasehatnya untuk yang pernah mengalaminya supaya menunjukkan bukti kepada Allah bahwa kita benar-benar telah menyadari dan menyesali perbuatan kita itu. Sebagai bukti penyesalan semestinya kita tidak mengulang lagi peristiwa itu caranya dengan berdisiplin diri dalam hal menyegerakan sholat. Beliau menyarankan untuk melakukan sholat yang tertinggal tersebut setelah kita melakukan sholat wajib dan serahkan hasilnya kepada Allah semoga Dia menerima tanda penyesalan kita itu. Yang ini, saya masih belum menemukan dasarnya, semoga ada yang berkenan membantu.

Peristiwa ini juga rawan terjadi pada waktu selesai haid apalagi jika terkait dengan sholat isya atau subuh. Apabila telah bersih haid pada malam hari memang semestinya kita segera bersuci supaya waktu sembahyang Isya' tidak terlewat. Masalah mandi malam-malam atau kedinginan sering menjadi penyebab terjadinya masalah ini. Semestinya ini bisa diatasi. Bayangkan, berapa sholat yang tertinggal sepanjang hidup wanita dengan bertahun-tahun masa haidnya apabila tidak menjadikan hal ini sebagai hal yang patut diperhatikan.

No comments:

Post a Comment