Saturday, August 13, 2011

Hasan al-Bashri, tokoh suci dari Bashrah

Sepenggal kisah seorang sufi yang dilahirkan di Madinah tahun 21 H/ 642 M akan diuraikan disini. Dia adalah Hasan bin Abil Hasan Al-Bashri, ia dibesarkan di Bashrah sehingga dapat bertemu dengan para sahabat Nabi. Banyak kisah perjalanan hidupnya telah diabadikan dalam buku mulai dari ketika beliau bertaubat sampai kisah mengenai kesalehannya.

Alkisah, pada suatu saat Abu 'Amr datang kepada Hasan Basri karena telah mengalami peristiwa menyedihkan. Ia yang seorang ahli tafsir yang dihormati ketika itu telah kehilangan ilmu mengenai Al Qur'an dalam dirinya setelah ia terpesona pada seorang pemuda tampan yang tidak diduga datang dalam majelis ilmunya. Abu 'Amr dengan sedih dan penyesalan yang mendalam meminta pertolongan Hasan Bashri sebagai gurunya. Hasan pun menasehatinya supaya pergi berhaji dan setelah itu ke Masjid Khaif untuk bertemu sorang tua yang alim di sana.

Nasehat itu pun dituruti dengan sebaik-baiknya oleh Abu 'Amr. Setelah selesa berhaji ia pergi ke Masjid Thaif. Disana ada lelaki tua yang sedang dikelilingi oleh murid-muridnya, tiba-tiba datang lelaki dengan pakaian putih, menyalami mereka dan mereka pun sholat Asar bersama. Selepas sholat Asar, lelaki berpakaian putih itu pun minta diri. Setelah dilihatnya lelaki tua itu telah selesai dengan urusannya, Abu 'Amr pun mohon ijin untuk berbincang, ia menceritakan kesedihannya. Lelaki tua itu pun menengadahkan tangannya mendo'akan Abu 'Amr. Abu 'Amr merasakan bahwa ilmunya telah kembali ada di dirinya sebelum tangan lelaki tua itu turun. Ia pun bersyukur pada Allah SWT dan berterima kasih pada lelaki tua itu atas bantuan yang telah diberikan.

Akhirnya mereka pun berbincang dan orang tua itu pun menanyakan siapa yang menyuruh Abu 'amr datang kesitu. Setelah mengetahui bahwa yang menyuruh Hasan dari Basrah, maka orang tua itu berkomentar bahwa jika seseorang telah mempunyai imam seperti Hasan mengapa masih memerlukan do'a dari yang lain. Dia pun menceritakan bahwa, lelaki berpakaian putih yang setelah sholat Asar berpamitan pergi tadi adalah Hasan Bashri yang setiap sholat Asar selalu sholat di sana dan kembali lagi ke Basrah untuk sholat maghrib di Basrah.

Diceritakan kembali dari buku Himpunan Kisah-Kisah Misteri Para Wali Allah, Muhammad Abdul Wahhab, 2002. Kuala Lumpur, Jasmin Enterprise.

No comments:

Post a Comment