Thursday, September 22, 2011

Pertemuan di sepertiga malam terakhir

Malam ini, suasana sungguh hening

Sujudku pada-Mu tlah membuatku berharap

Berharap akan perlindungan-MU hari ini dan setelahnya apabila Engkau masih memberiku waktu.

Berharap akan ampunan-Mu akan semua dosa yang telah kulakukan

Berharap akan kasih sayang-Mu setelah Engkau mengambil kembali seseorang yang sangat mengasihi dan menyayangiku selama lebih dari 12 tahun ini

Kalau bukan dari-Mu, lalu dari mana lagi hamba mengharap perlindungan
Hamba tahu tidak ada tempat lain mencarinya selain dari-Mu

Kalau bukan dari-Mu, lalu kemana lagi hamba mengharap dihapuskan dari dosa-dosa
Yang hamba tahu, tidak ada yang dapat menghapusnya selain Engkau

Kalau bukan kepada-Mu hamba mengetuk pintu untuk dibukakan supaya hamba dapat masuk ke rengkuhan kasih dan sayang-Mu, lalu kemana lagi yaa Tuhan-ku hamba mesti mengetuk

Enam bulan sudah, kenapa air mata masih saja mengalir

Saat terbukti hati bukan kuasa hamba

Saat terbukti diri dan hati dalam genggaman -Nya

Semakin terbuka di hadapan mata, diri ini tidak berdaya

Duhai tuhanku, kalau Engkau tidak menghendaki air mata ini mengalir karena kepedihan perpisahan ini

Tolong hapuskanlah yaa rabb.

Gantilah dengan air mata yang mengalir karena takut akan azab-Mu

Gantilah dengan air mata yang mengalir karena ingin berlindung dari dosa-dosa yang membuat hati terhijab dari cahaya-Mu

Gantilah dengan air mata yang mengalir karena ingin mendapat perlindungan-Mu

Gantilah dengan air mata yang mengalir karena ingin mengingat tidak seberapanya amal hambamu dibanding dengan amalan kekasih-Mu yang telah terdahulu.

Duhai tuhanku yangmembolak-balikkan hati, kalau Engkau membenci kepedihan hati karena perpisahan ini,
tolonglah yaa rabb.. hapuskanlah kepedihan ini

Gantilah dengan kepedihan karena takut tidak dapat bertemu dan bersama dengan-Mu di yaumul akhir..

Gantilah dengan kepedihan karena takut dengan sedikitnya bekal ketika malaikat Izrail menghampiri

Gantilah dengan kepedihan karena takut belum kauampuni dosa-dosa.


Namun yaa Allah..

Kalau Engkau tidak menghapus tangis dan kepedihan ini

Kalau hamba mesti mengharungi kedukaan untuk meraih cinta-Mu, hamba tetap akan memuji-Mu yaa Tuhanku.

Tak ada yang keliru dalam keputusan-Mu.

Tak ada keputusan dan takdir-Mu kecuali kebaikan.

Tak ada keputusan dan takdir yang diterima dengan redha kecuali mendapat kesempurnaan janji-Nya

Tak ada yang lebih indah dari janji-Nya kecuali menjadi kekasih-Nya.

Cukup Engkau bagi hamba yaa Allah, jadikan hamba kekasih-Mu.

Pada pertemuan dengan-Mu di sepertiga malam terakhir ini ijinkan hamba berharap,
Mohon masukkan hamba dan kekasih yang telah Engkau ambil kembali dalam golongan orang-orang yang bertemu, berkasih sayang dan berpisah karena-Mu.

Karena setiap langkah kami dalam meniti jalan ibadah bersama selama ini insyaAllah semata-mata hanya karena-Mu, begitu juga perpisahan kami, semua karena-Mu.
Semua karena-Mu,

Innalillahi wa innaillaihi roojiuun..


23 September 2011

No comments:

Post a Comment