Tuesday, October 18, 2011

Menyayangi Anak Yatim

Sekedar catatan yang perlu saya garis bawahi setebal-tebalnya sebagai pengingat diri dalam merawat anak yatim baik dalam jagaan sendiri maupun jagaan orang lain.


Duhai Tuhanku, hamba sangat takut bila 'arsy-Mu terguncang karena tangisan anak yatim. Lindungi hamba dari menjadi penyebabnya yaa Rabb… Jadikan hamba salah seorang yang telah menjadi penghenti tangis mereka dengan menyayangi mereka. Ridhoilah hamba… Jadikanlah para malaikat-Mu menjadi saksi bahwa hamba termasuk orang-orang yang menjadi pelindung anak yatim dan lindungilah pula hamba serta setiap pecinta anak yatim dihari di mana tiada pelindung selain dari-Mu.


Allah SWT berfirman

‘Dan (ingatlah), ketika kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling. QS.Al-Baqoroh:83).

Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula ucapan) terima kasih.( QS. Al-Insan: 8-9.)

Sabda Rosululloh SAW

“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga”. (HR. Abu Ya'la dan Thobroni, Shohih At Targhib, Al-Albaniy : 2543).


“Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi .” (HR Thobroni, Targhib, Al Albaniy : 254).


"Aku akan bersama orang-orang yang menyantuni anak yatim, di Surga akan seperti ini (Beliau mengisyaratkan dengan telunjuk dan jari tengah serta sedikit merenggangkannya)"(HR. Bukhari).

“Sebaik-baik rumah kaum muslimin ialah rumah yang terdapat di dalamnya anak yatim yang diperlakukan dengan baik dan seburuk-buruk rumah kaum muslimin ialah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim, tapi anak itu diperlakukan dengan buruk”. (HR. Ibnu Majah).


“Bersikaplah kepada anak yatim, seperti seorang bapak yang penyayang." (HR. Bukhori).


“Siapa yang mengasuh anak yatim dan berbuat baik pada mereka akan dijadikan baginya tirai pelindung dari api neraka”. (HR. Bukhori).


Rasulullah SAW bersabda kepada Saib bin Abdulloh rodhiyallohu ‘anhu : “Wahai Saib, perhatikanlah akhlak yang biasa kamu lakukan ketika kamu masih dalam kejahiliyahan, laksanakan pula ia dalam masa keislaman. Jamulah tamu, muliakanlah anak yatim, dan berbuat baiklah kepada tetangga.” (HR.Ahmad dan Abu Dawud, Shohih Abu Dawud, Al-Albani : 4836).



No comments:

Post a Comment