Thursday, October 20, 2011

Pertolongan Segera Bagi yang Tersedak

Berita siang ini di http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/11/10/20/ltcmyp-tersedak-bakso-bocah-7-tahun-tewas telah mengingatkanku pada peristiwa sekitar 7 tahun yang lalu ketika anakku Hanif yang waktu itu masih berumur sekitar 2 tahun tersedak permen. Syukur pada Allah, saya telah diberitahu oleh para dokter dan timnya pada suatu pagi di RSUD Wirosaban Yogya mengenai penanganan terhadap orang yang tersedak beberapa waktu sebelumnya. Atas petunjuk yang tlah diuraikan dalam acara tersebut, permen dalam kerongkongan hanif dapat keluar dengan mudah dan cepat. Subhanallah.

Acara tersebut diadakan pada waktu RS mulai buka dan orang mulai mendaftar, mereka diminta sedikit waktunya untuk mendengarkan penjelasan mengenai penanganan orang tersedak disertai dengan prakteknya. Kuingat-ingat betul ilmu bermanfaat itu, mengingat tersedak bisa terjadi tak terduga pada siapa saja, tidak mengenal umur, jenis kelamin, status. Dikatakan pula bahwa dalam waktu lima belas menit sudah sangat berbahaya bagi pasien. Oleh karena itu pertolongan pertama oleh orang disekitar sangat diperlukan. Yang perlu mengetahui ilmu ini tidak hanya orang yang sudah besar, tapi anak-anak pun perlu diberitahukan mengingat tidak selamanya selalu ada orang dewasa disaat tertentu. Saya masih ingat betul, dokter mengatakan jangan takut dalam memberikan pertolongan darurat itu. Lakukan dengan benar sampai benda tersebut keluar, bahkan dikatakan bahwa kalau sampai ada tulang rusuk patah pun masih dapat mengatasinya daripada sampai tidak tertolong lagi.

Berikut ini cara mengatasi yang tersedak saya ambil dari http://www.tbm110.org/2011/03/mengatasi-tersedak.html

Palang Merah merekomendasikan "five-and-five" pendekatan untuk memberikan pertolongan pertama:

- Pertama, memberikan lima pukulan(back blows) di antara dua tulang punggung dengan tumit tangan Anda.

- Selanjutnya, melakukan lima kali abdominal thrusts (juga dikenal sebagai Heimlich manuver).

- Lakukan secara bergantian antara back blows dan abdominal thrust sampai sumbatan pada pasien keluar

Tehnik melakukan abdominal thrusts ( Heimlich maneuver ) pada orang lain:

- Berdiri di belakang orang yang tersedak.

- Lingkarkan kedua tangan Anda di pinggangnya. Bungkukkan orang itu sedikit ke depan

- Kepalkan salah satu tangan Anda dan taruh di bagian atas pusar korban, dengan posisi jempol berada di dalam (menempel pada perut)

- Genggam erat kepalan itu dengan tangan satunya dan tekan kuat-kuat ke arah perut dengan cepat ke atas, seolah-olah hendak mengangkatnya dari lantai

- Ulangi tindakan ini sampai obyek penyumbat keluar.Lakukan total abdominal thrusts, jika diperlukan. Jika penyumbatan masih tidak copot, ulangi siklus five-and-five

- Jika Anda adalah satu-satunya penolong, melakukan kembali back blows dan abdominal thrusts sebelum menghubungi nomor darurat untuk bantuan. Jika ada orang lain, beritahukan untuk segera menghubungi pusat bantuan(rumah sakit), sementara Anda melakukan pertolongan pertama.

- Jika orang menjadi tidak sadar, segera lakukan CPR

Jika Anda sendirian dan tersedak, akan tidak dapat efektif memberikan back blows pada diri sendiri. Namun, Anda masih bisa melakukan abdominal thrusts untuk mengeluarkan item.

Untuk melakukan abdominal thrusts (Heimlich manuver) pada diri Anda sendiri:

- Tempatkan kepalan sedikit di atas pusar Anda.

- Pegang kepalan tangan Anda dengan tangan yang lain dan membungkuk permukaan yang keras sebuah meja atau kursi akan dilakukan.

- Tinju mendorong Anda ke dalam dan ke atas.

Heimlich manuver pada wanita hamil atau orang obesitas:

- Atur posisi tangan anda sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan manuver Heimlich normal, di dasar tulang dada, tepat di atas bergabung dari tulang rusuk terendah.

- Lanjutkan seperti dengan manuver Heimlich, menekan keras ke dada, dengan cepat dorong.

- Ulangi sampai atau penyumbatan makanan copot atau orang menjadi sadar.

Heimlich manuver pada pasien yang tidak sadar:

- Rebahkan pasien sampai punggungnya menyentuh lantai.

- Bebaskan jalan napas,. Jika ada terlihat suatu penyumbatan segera bebaskan dengan jari dengan cara dijepi atau berikan sapuan jari. Hati-hati untuk tidak mendorong makanan atau benda lebih dalam ke saluran napas, yang bisa terjadi dengan mudah pada anak-anak.

- Mulailah cardiopulmonary resusitasi (CPR) jika objek tetap tidak merespon setelah Anda mengambil langkah-langkah di atas. penekanan dada yang digunakan dalam CPR dapat meneluarkan objek. Ingatlah untuk memeriksa kembali mulut secara berkala.

Membersihkan saluran napas pada bayi tersedak kurang dari 1 tahun:

- Telungkupkan bayi di atas lengan Anda

- Tahan kepala bayi menggunakan telapak tangan Anda

- Tepuk bagian punggung bayi dengan agak keras menggunakan pangkal telapak tangan Anda satunya sebanyak lima kali

- Ulangi tindakan ini sampai obyek penyumbat keluar

Jika anak berumur lebih dari satu tahun cukup lakukan abdominal thrust.

Untuk mempersiapkan diri untuk situasi seperti ini, sebaiknya anda mengikuti pelatihan Heimlich maneuver dan CPR training course

Ada baiknya ini kita pelajari dan ajarkan pada orang-orang tersayang.

No comments:

Post a Comment