Tuesday, March 27, 2012

Pembahasan Dr. ‘Aidh Al-Qarni mengenai Sistem Ibadah Manusia dan Jin

Dalam kehidupan di dunia yang fana ini, kita semestinya selalu mengingat mengenai hakekat tujuan hidup kita di dunia. Sesuai yang ditunjukkan oleh Allah SWT, tujuan hidup kita adalah untuk beribadah. Oleh karena itu sungguh berbahagia orang yang dalam setiap detiknya apa saja aktivitas kehidupan-Nya bernilai ibadah. Dalam beribadah ini, Allah SWT menjadi segala dasar mengapa semua ini dilakukan, tidak ada yang lain kecuali ibadah itu akan sia-sia belaka. Dalam bukunya ‘Menakjubkan Potret Hidup Insan Beriman’, Al-Qarni menyatakan bahwa kegiatan seorang mukmin selalu dalam kebaikan, mulai dari niat dan seterusnya. Tidurnya, bangunnya, makan minumnya dan lain-lainnya hanya diniatkan semata-mata mengharap redha Allah dan dilakukan dengan baik sesuai dengan yang dituntunkan. Karena itulah seluruh aktivitasnya akan bernilai ibadah.

Seorang mukmin, dalam setiap tarikan nafasnya adalah wujud dari ketaatan. Setiap aktivitasnya merupakan taqarrub ilallah. Seluruh amal ibadahnya adalah lillah/untuk Allah, billah/dengan pertolongan Allah, ‘alallah/disandarkan kepada Allah,ilallah/ditujukan kepada Allah, fillah/karena Allah. Niat karena Allah, sedangkan daya dan usaha tercipta tidak lain karena pertolongan-Nya semata,segala ikhtiar, taubat hanya dipasrahkan kepada Allah, Begitu juga dengan mahabbah/kecintaan dan wala’/kesetiaan dan setiap pemberiannya adalah karena Allah SWT.

No comments:

Post a Comment