Monday, April 30, 2012

Hakikat berhaji menurut Iman Ghazali [1]; Kendaraan


Apa yang perlu kita fikirkan atau kita fahamkan dalam diri berkaitan dengan kendaraan yang kita gunakan sebagai alat transportasi ketika pergi haji adalah sebagai berikut.
1.       Bersyukur atas karunia berupa kendaraan yang dapat digunakan untuk mengantarkan kita berhaji.
2.     Ketika itu perlu ditanamkan dalam fikiran kendaraan yang membawa kita ke akhirat, keranda, peristiwa ini begitu dekat karena maut sangat dekat. Perjalanan ke alam akhirat itu pasti, sedangkan perjalanan yang lain masih dimungkinkan bisa terjadi dan bisa tidak terjadi. Diingatkan oleh Imam Ghazali bagaimana mungkin kita melakukan persiapan yang demikian cermat untuk perjalanan yang  belum pasti mengalahkan persiapan untuk menempuh perjalanan yang sudah pasti, kematian/perjalanan menuju akhirat.
Sumber; Ibadah Perspektif Sufistik dari Kitab Ihya Ulumuddin karya Hujjatul Islam, Al Imam Abu Hamid Ghazali. Surabaya; Risalah Gusti. Penerjemah Roudlon, S.Ag. dari Inner Dimensions of Islamic Worship, Muhtar Holland.

No comments:

Post a Comment