Thursday, April 26, 2012

Injil Barnaba [Barnabas]



Photo di atas adalah Injil Barnaba terjemahan dalam bahasa Malaysia oleh Drs. Fauzi Haji Awang.  Injil ini diterjemahkan dari terjemahan bahasa Arab oleh Dr. Khalil Sa’adat yang diterjemahkan  dari naskah berbahasa Inggeris oleh Lonsdale dan Laura Ragg dan merupakan terjemahan  naskah bahasa Itali. Naskah berbahasa Itali berada di perpustakaan kerajaan di Wina. Naskah ini terdiri dari 225 halaman yang tebal dijilid dengan dua lembar kulit  lembut namun kuat. Dr. Khalil Sa’adat menceritakan bahwa orang pertama yang menjumpai naskah Itali adalah Tuan Cremer Poland, penasehat raja Prusia yang tinggal di Amsterdam yang meminjam naskah tersebut dari perpustakaan tokoh terkenal di sana yang namanya tidak disebutkan hanya gelar disebut secara samar pada tahun 1709. Empat tahun sesudahnya dihadiahkan kepada Prince Eugene Savoy yang akhirnya tahun 1738 seluruh koleksi prince tersebut dipindahkan ke perpustakaan kerajaan di Wina.
Drs. Fauzi Haji Awang dalam kata pengantarnya menyatakan bahwa injil terjemahan ini setidaknya dapat memberi pengetahuan pada kita tentang perkara yang memang agak tersembunyi tidak lagi diakui oleh pihak gereja-gereja. Walaupun tidak diakui pihak gereja, namun injil ini pernah dipakai di gereja selama beberapa waktu. Injil Barnaba terjemahan ini setebal 628 halaman terdiri dari 222 pasal. Merupakan pasal yang menarik perhatian  saya adalah pasal 72 ‘Yesus memberitahu akan kedatangan nabi pilihan, Pasal 95, ‘Pengakuan Yesus tentang dirinya.’ Pasal 95 dan 96 pada intinya  menujukkan penjelasan Yesus [Nabi Isa as] mengenai siapa Tuhan yang sebenarnya, yang sifat-sifatnya serta dzatnya bukan seperti makhluk ciptaan-Nya, bukan seperti manusia. Nabi isa menyatakan bahwa beliau hanya manusia yang nantinya akan  mati, takut pada Allah dan menyatakan bahwa kemuliaan dan ketinggian itu hanya milik Allah. Pasal 271, Yesus menyuruh Barnaba menulis kebenaran. Dalam pasal 271 terdapat ayat yang meyatakan perkataan Yesus, ‘Bertawakallah kepada Allah yang telah menciptakan bunda dan menciptakan aku.’ Terdapat pula ayat, ‘Kemudian ia dibawa oleh malaikat yang berempat itu di hadapan mata mereka naik ke langit.’
Sebagai umat Islam, kita memang hanya menyakini Al Qur’an sebagai satu-satunya kitab yang terjaga dan menjadi pedoman dalam hidup untuk mencapai tujuan hidup seperti yang telah disyariatkan. Catatan kecil ini sekedar penambah pengetahuan kita bahwa ada injil Barnaba yang saat ini telah dilarang digunakan di gereja, namun dulu pernah digunakan dan dalam injil ini pula terdapat pengkabaran akan ada utusan Allah selanjutnya yang mengarah pada Rasulullah SAW serta pernyataan Yesus [Nabi Isa as.] bahwa beliau adalah utusan serta ciptaan-Nya dan bukannya Tuhan.

Sumber, Injil Barnaba, Penerjemah Drs. Fauzi Haji Awang, 1986. Kota Bharu, Kelantan; Pustaka Aman Press. Sdn. Bhd. Dicetak pertama kali 1979.
Lokasi photo; Perpustakaan Tun Sri Lanang, Universiti Kebangsaan Malaysia, Bangi, Selangor.

No comments:

Post a Comment