Sunday, April 8, 2012

Tingkatan Tawakal Menurut Ibnu Qayyim


Hakekat tawakal adalah bersandarnya hati kepada Allah SWT saja, tidak bersandar pada usahanya dan bangga terhadapnya, tawakal harus dari dalam hati tidak hanya secara lisan saja. Tawakal menurut Ibnu Qayyim dalam bukunya Al-Fawaaid ada dua tingkatan yaitu;
1.       Tawakal terhadap keperluan dunia, menerima yang baik dan menolak yang menimbulkan mudharat.
2.       Tawakal dalam mendapatkan yang dicintai Allah berupa keimanan, hidayah, jihad, tauhid dan dakwah.
Keduanya sangat dicintai Allah SWT dan balasannya adalah karunia yang berlimpah dari-Nya. Kebutuhan duniawi secara utuh tlah dijamin oleh Allah bila seseorang dapat mencapai kesempurnaan ketaqwaan yang kedua. Jadi sebaik-baik tawakal adalah tawakal dalam iman, hidayah dan jihad mengikuti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Amar ma’ruf nahi munkar dan ini tawakalnya para rasul dan pengikutnya. Tawakal kadang dijalankan ketika tidak ada jalan lain dan perlindungan selain hanya bertawakal, namun tawakal juga kadang berarti harus ikhtiar yang harus dilakukan jika suatu jalan itu merupakan jalan yang baik dan lapang karena berusaha untuk mencapai tujuan disertai tawakal diperintahkan agama. Haram ditempuh, bila jalan tersebut haram dan ia hanya boleh tawakal untuk mencapai tujuan atau dalam menghindari bala.



No comments:

Post a Comment