Saturday, May 12, 2012

Menutup Aurat dalam Sholat; Penjelasan Imam Ghazali


Hakekat menutup aurat adalah menutup kejelekan bagian-bagian tertentu dalam tubuh kita dari pandangan orang lain. Namun demikian, ada perkara yang tidak boleh dilalaikan yaitu menutup aib dari pandangan-Nya. Maksudnya adalah, kita perlu menyadari keaiban diri kita, untuk bertekat sedaya upaya tidak lagi melakukan hal-hal yang akan menambah keaiban tersebut. Tuntut diri untuk berusaha menghilangkan aib tersebut. Sadarkan diri bahwa Allah SWT dengan jelas dan terperinci mengetahu keaiban tersebut. Hal tersebut menimbulkan rasa penyesalan, malu, takut kepada-Nya dan hanya dengan pertolongan-Nya saja kita dapat memperbaiki diri dan mengekang nafsu. Kita berdiri di hadapan-Nya seolah hamba sahaya yang telah berbuat kejahatan, melarikan diri dan kini telah kembali kepada tuannya, menundukkan kepala dengan penuh rasa malu dan takut.
Sumber; Al-Ghazali dalam Asrar ash-Shalah wa Muhimmatuha, Cairo-Mesir, Dar at-Turats al-‘Arabiy. Edisi Indonesia Rahasia-Rahasia Shalat, Muhammad al-Baqir. Bandung, Penerbit Karisma, 1992.

No comments:

Post a Comment