Sunday, December 16, 2012

Penawar Hati bagi yang Mengalami Musibah


Seorang yang mendapatkan musibah sebaiknya menyadari bahwa dibalik musibah tersebut ada banyak perkara baik yang sedang dan akan dianugerahkan oleh Allah SWT kepadanya. Namun demikian, ia mesti menjalaninya secara ridha, ikhlas, bahkan lebih diutamakan lagi bila ia mampu bersyukur. Imam Abu Al-Farj Ibnu Al-Jauzi menunjukkan beberapa penawar bagi yang sedang mengalami musibah. Tulisan ini saya cuplik dari Majalah Islam kontemporari, Al Islam, edisi Desember 2012 hal 38.
Beberapa obat bagi hamba-Nya yang sedang mengalami musibah itu antara lain:
1.      Perlu disadari bahwa dunia ini adalah tempat ujian dan kesusahan bukan untuk bersenang-senang.
2.       Setiap ujian dan musibah terjadi atas ketentuan Allah.
3.      Perlu melihat musibah yang lebih berat menimpa orang lain supaya dapat ridha dan bersyukur.
4.       Mengharap ganti pada Allah dengan yang lebih baik.
5.       Mengharapkan pahala atas kesabaran menghadapi musibah.
6.       Musibah terjadi atas kehendak Allah yang hendak menggantikan dengan yang lebih baik.
7.      Musibah itu terjadi karena ia menjadi pilihan Allah untuk menerima rahmat dan kasih sayang-Nya.
8.       Musibah terjadi bukan untuk selamanya.

No comments:

Post a Comment